Kamis, 08 Januari 2015

Penemuan Ekor Air Asia

 
Selat Karimata - Serma Marinir Boflen Sirait dan Serka marinir Oo Sudarna menyelam hingga kedalaman sekitar 30 meter untuk mencari puing AirAsia QZ8501. Arus bawah laut yang cukup mendukung hingga dalam waktu 17 menit, bagian ekor bisa ditemukan.

Serma Marinir Boflen Sirait (46) bersyukur karena arus bawah laut cukup bersahabat dan memungkinkannya melihat di dalam air yang keruh. Ketika melihat bagian itu, ia langsung menyisir dan mengambil foto.

"Arus cukup mendukung, visibility 2-3 meter. Penyelam yang turun dua orang pertama," kata Serma Marinir Boflen saat berada di KRI Banda Aceh, Rabu (7/1/2014).

"Di GeoSurvey kedalaman hanya 30 meter nyatanya 35 meter," imbuhnya.

Sesuai misinya yaitu menemukan penumpang yang diduga masih terjebak di pesawat. Dari hasil pantauannya, diperkirakan panjang bagian pesawat yang ditemukan mencapai 26 meter, tinggi 4 meter, dan lebar 3 meter.

"Sempat penjelajahan bodi yang terbelah sepertinya (jenazah) nihil. Tapi nanti lebih teliti lagi," tandasnya.

Bagian yang sempat diabadikan fotonya oleh Serma Marinir Boflen Sirait yaitu bagian sayap samping belakang, kemudian bagian betuliskan "AIR", "LY", "P", "K", "AX", dan tanda titik dari huruf i.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar